Polres Payakumbuh Sumbar Bongkar Praktik Perjudian Togel dan Roulette Online

Praktik perjudian online kian hari makin meresahkan. Saat ini, situs perjudian online seperti slot, togel online dan lainnya dapat diakses dengan mudah melalui pencarian internet. 

Pihak kepolisian Indonesia sendiri hingga saat ini masih berupaya memberantas praktik perjudian online. Salah satu praktik perjudian online yang berhasil dibongkar oleh kepolisian pada tahun 2021 adalah praktik perjudian togel dan roulette online di Kecamatan Payakumbuh, Sumatera Barat.

Melansir informasi dari portal Resmi Polri Tribrata News, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh berhasil meringkus satu pelaku perjudian online jenis togel dan Roulette berinisial J (47 tahun) pada hari selasa lalu (12/1/2021). Dari hasil penyelidikan, J diketahui merupakan salah satu warga Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh.

Proses penangkapan ini dilakukan langsung oleh Team Cheetah Sat Reskrim Polres Payakumbuh dipimpin oleh Kanit 1 Reskrim Ipda Aiga SH.  

Berdasarkan keterangan dari Kapolres AKBP Alex Perwira yang disampaikan oleh AKP Rosidi SIK, penangkapan J diawali oleh laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan adanya praktik perjudian togel di wilayahnya. 

Merespon keresahan masyarakat tersebut, pihak kepolisian Payakumbuh pun bergerak cepat melakukan penyelidikan. Setelah mengkonfirmasi kebenaran laporan tersebut, petugas kepolisian Payakumbuh langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

baca juga: Kejari Tanjung Perak Hancurkan Sabu, Pisau dan Kertas Togel

Petugas yang bertugas tidak hanya mengamankan J, namun juga menyita beberapa barang bukti kejahatan, berupa satu unit Handphone Android dan juga buku tabungan BNI. Hingga saat ini sendiri, pelaku telah diamankan di rutan Polres Payakumbuh untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat artikel ini dirilis, pihak kepolisian Payakumbuh belum menjelaskan lebih detail mengenai keterlibatan J dalam perjudian ini, apakah sebagai bandar atau hanya pemain tunggal. Kepolisian Payakumbuh pun juga belum mengungkap hukuman yang akan menjerat J nantinya.

Namun berasumsi bahwa J adalah bandar judi togel dan roulette online ini, maka pelaku dapat dijerat dengan pasal 27 ayat (2) UU ITE dan Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016 terkait dengan penyebaran dokumen elektronik bermuatan judi dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak 1 miliar rupiah.

Sedangkan, jika pelaku hanya ditetapkan sebagai pemain. Kemungkinan, pelaku akan dijerat dengan pasal 303 bis ayat 1 KUHP dengan hukuman paling lama 4 tahun penjara atau pidana denda sebanyak 10 juta rupiah.

Kejari Tanjung Perak Hancurkan Sabu, Pisau dan Kertas Togel

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya memusnahkan 8 kg sabu, 110 butir ekstasi, 4000 butir pil double, dan barang bukti lainnya. Alat bukti ini dikumpulkan dari 104 kasus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kami memusnahkan 104 kasus barang bukti yang dikumpulkan antara November dan Desember 2020,” demikian penjelasan Kepala Kejari Tanjung Perak Surabaya Wahyu Sabrudin kepada wartawan, Selasa (1 Desember 2021).

Wahyu menambahkan, selain berbagai jenis narkotika, pihaknya juga memusnahkan barang bukti dari berbagai kasus tindak pidana keamanan dan ketertiban negara. Ada total 13 kasus totalnya.

line togel

“Ada 13 kasus togel dengan barang bukti kartu ATM, buku rekening bank, dan handphone yang juga ikut kami musnahkan,” imbuh Wahyu.

Menurut Wahyu, kejari sudah memusnahkan berbagai barang bukti sepanjang tahun 2020.

Sebagian besar adalah barang bukti dari kasus narkotika. Jumlah semuanya adalah 19 kg sabu 1.903.000 pil berbagai jenis yang kami musnahkan selama Januari hingga Desember 2020.

Totalnya ada 19 kg berisi pil double L sebanyak 1.903.000,” kata Wahyu.

Semua barang bukti ini dimusnahkan di halaman Kantor Kejaksaan Tanjung Perak. Sejumlah perwakilan baik dari BNNP Jawa Timur maupun Pengadilan Negeri Surabaya juga ikut hadir.

Berita ini juga tayang di news.detik.com

Terkait Judi Togel Singapore di Pelalawan Seorang Pria Ditangkap

Polisi Pelawan berhasil menangkap seorang pria dalam kasus perjudian togel Singapura. Jumat (8/1/2021) di depan POS II RAPP, Pangkalan Kerinci, Pelawan dan Riau.

Terdakwa, 49 tahun, sudah diamankan Polsek Pelawan, kata Kapolsek Pelavan AKBP Indra Vijatmiko, Sabtu (9/1/2021) melalui Kepala Humas Iptu Edi Hariyanto.

situs pkv

Terungkapnya kasus judi togel ini berawal dari informasi dugaan dugaan perjudian di Sylo Singapura, Hongkong dan Sydney jenis Pangalan Kinsey.

Kini AD mengatakan bahwa para pelaku menjalankan bisnisnya dengan menggunakan ponsel sebagai alat penjualannya.

Tim polisi Pelayan sedang menyelidiki krim res SATS. Terdakwa ditangkap pada pukul 12.35WIB dengan barang bukti berupa HP i-Cherry.

Ponsel yang mencurigakan tersebut berisi pesan SMS masuk berupa order judi jenis togel dan Rs 1.150.000.

Sumber: goriau.com

Upacara Adat Maluku yang Miliki Nilai Budaya Tinggi

Maluku memanglah memiliki budaya yang sangat tinggi. Banyak sekali kehidupan sosial budayanya yang menjadi panutan dalam banyak hal. Salah satu yang dijunjung tinggi di Maluku adalah sistem kekerabatannya yang erat dan solid. Hal ini juga tercermin pada upacara adat Maluku yang miliki berbagai nilai.

Ada banyak upacara adat yang masih dijalankan di Maluku hingga saat ini. Dengan kekayaan budaya inilah yang membuat solidaritas antar masyarkatnya menjadi tinggi. Dalam berbagai berita Maluku, upacara adat ini bahkan ada pula yang dijadikan sebagai wahana wisata lho.

Dengan daya tarik inilah bisa membuat nilai pariwisatanya naik tanpa mengesampingkan budaya setempat dan nilai-nilai sakral di dalamnya. Upacara adat apa saja yang masih dilakukan di Maluku?

Upacara Adat Maluku – Obor Pattimura sebagai Peringatan Hari Pattimura

Upacara Adat Maluku yang Miliki Nilai Budaya Tinggi

Tanggal 15 Mei adalah hari pahlawan Thomas Pattimura dari Maluku melawan dan mengusir penjajah dari Tanah Maluku. Oleh karena itu, pada hari itu dinamakan Hari Pattimura yang diperingati pada tanggal 15 Mei setiap tahunnya.

Dalam perayaannya, pemerintah Maluku biasanya mengadakan parade adat dan etnis bersama warga sekitar untuk memperingati Hari Pattimura sebagai tokoh yang heroik.

Ada sebuah prosesi yang paling terkenal dan ditunggu dalam acara ini. Prosesi tersebut adalah adalah lari obor yang melintasi lautan dari Pulau Saparua ke Pulau Ambon, setelah tiba, obornya akan diarak sepanjang 25 kilometer menuju pusat Kota Ambon.

Parade dimulai dengan pembakaran obor alami di puncak Gunung Saniri di Pulau Saparua. Gunung Saniri sendiri merupakan salah satu situs sejarah perjuangan Pattimura. Karena di sanalah perjuangan antara Malukus dan penjajah Belanda dimulai pada tahun 1817.

Dalam kepercayaan Maluku, Gunung Saniri dipercaya sebagai tempat para raja dan tokoh masyarakat Latupati atau Saparua berkumpul dan mengadakan pertemuan Saniri untuk menyusun strategi penyerangan ke Benteng Dusit pada masa penjajahan.

Dari situ disepakati untuk mengangkat Thomas Matulessy dari desa Haria sebagai Capitan atau panglima perang untuk berperang. Di situlah ia mendapat gelar Pattimura.

Penyerangan rakyat Maluku pada masa lalu kepada pihak kolonial ini dilakukan mulai dari Benteng Dusrtede melewati Pantai Waisisil. Masyarakat pada masa itu dapat dikatakan berhasil karena bisa mengalahkan mereka. Mereka tidak menyisakan satupun serdadu tentara Belanda, termasuk Residen Belanda Van de Berk dan keluarganya.

Mereka semua terbunuh, dan hanya putra Van der Bock yang masih hidup ketika dia baru berusia lima tahun dan tidak punya siapa-siapa. Dia diselamatkan oleh Pattimura dan dikembalikan ke pemerintah Belanda di Ambon.

Sejak kejadian ini, api perjuangan terus berkobar. Pattimura berhasil mengalahkan Benteng Durstede, yang menyebabkan masyarakat Maluku memberontak melawan Belanda. Perang tidak bisa dihindari di hampir semua wilayah Maluku

Namun dalam perjalanannya, Kapitan Pattimura dan rekan-rekannya ditangkap Belanda karena taktik liciknya. Mereka kemudian dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Belanda pada masa itu.

Baca juga: Mengenal Esai dan Fungsinya Berdasarkan Ciri, Struktur, dan Jenisnya

Tradisi Masa Kehamilan Suku Nuaulu yang Unik

Suku Nauru adalah suku asli yang menjalankan tradisi adat hingga sekarang. Suku Nauru (disebut juga Nualu atau Nuaru) tinggal di bagian tengah selatan Pulau Seram di Provinsi Maluku.

Ciri utama dari suku Nauru adalah ikat kepala berwarna merah yang dikenakan oleh pria dewasa. Pada umumnya masyarakat Nauru mempertahankan kepercayaan tradisional yang diturunkan dari nenek moyang mereka.

Masyarakat Suku Nauru memiliki adat budaya dan upacara yang aneh. Upacara ini adalah pengasingan wanita hamil.

Upacara ini menjadi salah satu tradisi masyarakat Nauru yang hidup di pedalaman Pulau Seram di Pulau Maluku. Tradisi mereka adalah mengisolasi wanita hamil di gubuk yang disiapkan khusus agar mereka jauh dari rumah.

Orang Nauru memberi nama gubuk-gubuk ini dengan istilah tikusune, dan itu adalah tempat pengasingan wanita hamil. Nyatanya, tak hanya ibu hamil, ibu yang sedang haid juga diisolasi di dalam gubuk.

Perempuan yang sedang hamil ini akan diantarkan oleh keluarga menuju gubuk tikusune. Gubuk ini memang sengaja disediakan untuk menjalani upacara yang dikatakan berbeda ini. Upacara ini sudah lama bercokol di lingkungan masyarakat Suku Nauru.

Perempuan hamil  atau haid ini akan ditinggal sendirian dan tidak ditemani. Saat persalinan, ibu hamil akan ditolong oleh dukun bayi yang berpengalaman menangani persalinan di perut ibu.

Setelah masa persalinan, ibu dan bayi akan mandi sebelum pulang. Keluarga yang disambut di rumah juga harus berpuasa seharian penuh sebelum bayi bisa dipulangkan.

Bahkan di dalam resepsi penyambutan ini, keluarga akan mengadakan jamuan makan atau makan bersama kerabat dan tetangga.

Tradisi seperti ini sudah terikat sejak lama dan harus dilaksanakan. Jika seseorang melanggar tradisi ini, perempuan akan didenda karena menggunakan piring dan kain bekas.

Wah dua upacara tadi memiliki kisah dan filosofi yang berbeda ya. Meskipun berbeda, justru hal inilah yang membuat budaya di Maluku menjadi kaya akan adat istiadat.

Rafa Nadal Mengikuti Ajang Turnamen Poker

PRAHA, Kompas.com – Petenis peringkat satu dunia, Rafael Nadal, akan mengikuti turnamen poker di ibu kota Republik Ceska, Praha, bulan depan. 

Dalam turnamen yang berlangsung 8 hingga 18 Desember tersebut, Nadal akan  bertanding dengan para pemain poker internasional bersama beberapa bintang olahraga dunia lainnya. 

Hal ini diumumkan oleh perusahaan gim online, PokerStars yang merupakan salah satu sponsor Nadal. 

“Rafa akan menghadapi beberapa nama besar dalam sirkuit internasional poker. Ia akan bermain bersama beberapa olahragawan internasional lainnya yang akan kami umumkan,” demikian pernyataan tertulis PokerStars. 

899slot

Ini merupakan kali pertama Nadal bermain dalam turnamen sesungguhnya. Selama ini ia hanya  berpengalaman mengikuti turnamen poker online. 

“Saya telah bermain poker online dalam 18 bulan terakhir. Sekarang saya akan mencoba bermain dalam turnamen poker yang sesungguhnya,” kata Nadal, 27. 

“Saya memang menyukai persaingan dan hal itulah yang paling saya sukai dari permainan poker,” lanjut Nadal dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan PokerStars.


“Permainan ini membutuhkan kemampuan dan kekuatan mental serta kemampuan menebak jalan pikiran lawan. Inilah kesamaan permainan ini dengan tenis,” lanjutnya. 

Pelatih poker Nadal, Alfonso Card Anda, mengatakan “muridnya” tersebut mulai belajar poker dari dasar, tetapi cepat menguasainya karena memiliki semangat bersaing yang tinggi. Rafael Nadal memastikan diri menjadi petenis nomor satu dunia untuk musim 2013.

Pelaku Judi Sie Jie Telah Ditangkap Sat Reskrim Polres Kuansing

Badan Reserse Kriminal Polisi Kuansing pada Rabu (6/1/2020) menangkap buku-buku berupa Singapura, Hongkong, dan Sydney. 

Diaun Tabek, pelaku ibukota VA, ditangkap di Warung Kopi Panjang di Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Alat bukti dari pelanggar (BB) diberikan atas nama pelaku dengan 1 (satu) ponsel, buku tabungan dan kartu ATM. 

situs qq online

Kapolsek Kuansing AKBP Henki Poerwanto, SIK, MM membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Polsek VA (Ku) menyita 1 unit HP, serta buku tabungan dan ATM atas nama VA,” jelas Hengky.

Henki menuturkan, saat melakukan aksi sebagai penjual, pelaku mendaftarkan rekeningnya di salah satu ponsel miliknya dan menyimpan uang tersebut sebagai deposit di rekening pelaku, yang digunakan untuk membeli banyak atas permintaan pembeli pelaku.

“Setelah diproteksi, ternyata rekening pelaku memiliki riwayat perjudian online, seperti perjudian di Singapura, Hongkong, dan Sydney,” kata Henki.

Jenky bersaksi bahwa pelaku didakwa 10 tahun penjara berdasarkan Pasal 303 KUHP.

Kami telah mengajak masyarakat untuk berperan lebih aktif dalam memberikan informasi kepada Polri jika mengetahui perjudian di daerahnya,” kata Hengky.

Sumber: jnn.co.id