Awas Poker Online Bisa Menghancurkan Hidupmu

Awas Poker Online Bisa Menghancurkan Hidupmu

Kini mencari uang lewat media online atau internet semakin mudah. Ada orang yang mengandalkan kemampuannya menjual keahlian, seperti desain grafis, video editor, dan penulis. Sayangnya, ada pula beberapa orang menyimpang justru memanfaatkan internet untuk berjudi. Salah satunya mencari keuntungan dari bermain game poker online.

Baca juga : Mengenal Definisi, Fungsi, dan Tujuan Manajemen Keuangan

Judulnya saja “JUDI” tentu tidak akan menjadi kekayaan karena tidak ada pemain yang selalu menang. Alih-alih bermimpi memiliki kekayaan berlimpah ruah dari situs poker akhirnya terlilit hutang. Ironisnya banyak pecandu judi online terpaksa masuk jeruji. Pasalnya, mereka tidak segan-segan melakukan kriminalitas agar memenuhi hasrat berjudinya.

Apa itu Poker Online?

Siapa sih yang tidak tahu judi online berbentuk poker tersebut. Dalam kehidupan masyarakat awam poker adalah permainan kartu remi. Seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi menjadi semakin inovatif. Alhasil, permainan poker sering muncul di media sosial facebook, twitter, hingga situs khusus perjudian.

Contoh poker online yang Link Poker, Bet88, dan lainnya. Para pemain poker ini tidak mengenal usia. Dapat dilakukan oleh siapa saja, seperti remaja, mahasiswa, karyawan, hingga pengusaha. Tentunya dilakukan oleh orang-orang yang tidak diawasi oleh orang tuanya.

Bahaya Ketika Kecanduan Poker Online

Hati-Hati! Ini Ciri Seseorang yang Ketagihan Judi
(finansialku.com)

Patut disadari bahwa game poker memiliki bahaya tingkat tinggi yang mampu merusak generasi remaja. Berikut ini berbagai bahaya mengancam pecandu poker online. Check this out!

1. Mendorong Kriminalitas

Situs poker dinilai sangat berbahaya bagi generasi muda. Terutama kalangan bocah yang belum dapat menghasilkan uang dan masih bergantung pada orang tua. Dalam banyak kasus ditemukan bahwa pecandu judi online tidak segan-segan melakukan kejahatan.

Contoh nyatanya yakni menjual barang berharga di rumah, mencuri barang milik tetangga maupun teman, dan melakukan penipuan. Hasil dari kejahatannya tentu digunakan untuk membiayai permainan poker.

2. Berjiwa Malas

Setelah bermain judi tidak hanya uang yang raib tetapi juga menguras pikiran dan emosional. Sebagian besar penjudi bermain ketika tengah malam hingga dini hari. Akibatnya tingkat kemalasan bertambah, mulai dari malas bangun, malas bekerja, malas mandi, hingga malas makan. Ingat kemalasan adalah ujung dari kesengsaraan.

Bayangkan saja jika Anda malas belajar ketika duduk dibangku kuliah akibat bermain poker. Motivasi belajar berkurang dan menyebabkan sulit mengikuti mata kuliah. Sisi akademis Anda akan mundur dan ujung-ujungnya kesulitan menamatkan kuliah. Bahkan, ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena kecanduan bermain situs poker.

Poker seolah menyabotase pikiran pecandunya. Sebab, ketika menang menimbulkan efek ketagihan dan saat kalah seolah melihat peluang kemenangan lebih besar. Hal inilah yang membuat seseorang lupa diri saat bermain poker dan mengeluarkan uang tanpa disadari.

3. 100% Menghancurkan Masa Depan

Bandar judi situs poker selalu memiliki strategi agar pemainnya tidak kabur. Coba lihat tidak ada situs perjudian yang menceritakan nasib na’as dari pemainnya. Situs tersebut selalu mengelu-elukan keuntungan dan uang yang diperoleh pemain. Inilah iming-iming yang membutakan mata hingga menghancurkan masa depan.

Pahami bahwa uang yang diperoleh dari poker haram. Uang haram pasti akan menciptakan uang haram lainnya dan dosa Anda kian membukit. Bagi mahasiswa yang bermain poker dan masih menerima kiriman uang dari orang tua.

Meskipun nominal belanja bulanan cukup tetapi sering cepat habis karena bermain judi. Bahayanya lagi ada mahasiswa berani bermain poker menggunakan uang kuliahnya. Bukannya menang justru terpaksa Stop Out atau Drop Out karena tidak membayar uang kuliah.

4. Membuat Malu Keluarga

Pecandu judi online sama halnya dengan pecandu narkoba yakni sama-sama mencoreng nama baik keluarga. Hal tersebut pasti membuat orang tua dan saudara malu karena dipergunjingkan masyarakat. Dalam kasus ekstrim ada keluarga dari pecandu judi online yang dikucilkan oleh warga sekitar.

Ketika diketahui orang tua dan keluarga perbuatan mereka ini, rasa kecewa keluarga membuat mereka malu dan frustasi sehingga kemungkinan besar perbuatan buruk lainnya mereka lakukan dengan narkoba.

5. Lebih Emosional

Para pecandu game perusak ini cenderung memiliki emosi yang naik turun (emosional). Ingat tidak ada penjudi berbahagia karena menang terus-menerus. Biasanya yang terjadi hanya menang diawal dan permainan selanjutnya kalah sampai menghabiskan banyak uang.

Secara psikologis dampak menang kalah dari berjudi mempengaruhi emosional seseorang. Khususnya bagi pemain yang kalah berturut-turut hingga terlilih hutang. Emosionalitas ini juga terbawa dalam kehidupan sehari-hari dan merugikan orang lain. Contohnya sering marah-marah, membanting barang, berkata-kata kasar, mengalami sakit kepala tanpa sebab jelas.

Trik Poker Online Membuat Ilusi Kemenangan

Ada pepatah mengatakan “tidak ada penjudi yang kaya raya dan terus untung”. Apabila ingin memperoleh keuntungan jadilah bandar judi bukan pemain judi atapun agennya. Dalam poker online kemenangan hanyalah ilusi yang dirancang dengan trik-tri berikut ini.

  1. Pemain akan memperoleh kemenangan diawal permainan. Tentunya hal ini menimbulkan kecanduan. Nominal uang yang diperoleh dari kemenangan awal tersebut tidak berjumlah besar.
  2. Beberapa sesi selanjutnya mengalami kekalahan. Sehingga, pemain berusaha keras agar uang kembali dengan top-up deposit. Semakin sering kalah maka melakukan pengisian deposit tidak memperhitungkan isi rekening lagi.
  3. Permainan baru berhenti setelah kehabisan uang di rekening tabungan.
  4. Akhirnya karena kehabisan uang berusaha mencari pinjaman untuk menyambung hidup. Sayangnya ketika memperoleh pinjaman menjadi khilaf dan kembali dalam arena judi.
  5. Saat gajian bukannya menyesal justru melakukan deposit akun judi dengan alasan optimis menang. Tanpa disadari gaji yang diterima satu bulan sekali habis dengan cara mengenaskan dalam arena judi.
  6. Terakhir, Anda akan semakin kebingungan karena kehabisan uang gajian. Ingin mencari pinjaman tetapi keluarga dan saudara tidak percaya lagi. Jalan satu-satunya hanyalah melakukan kejahatan. Pecandu judi pun tidak ragu mencuri motor, mencopet, dan tindak kriminal lainnya.

Ilusi kemenangan tidak akan bertahan lama dan tidak membuat Anda bahagia. Rata-rata pecandu judi online mengalami keenam siklus diatas sampai akhirnya insyaf.

Seperti itulah gambaran bagaiman sebuah situs poker online mampu menghancurkan hidup seseorang. Setelah menyimak uraian diatas apakah Anda berminat mencobanya. Sebaiknya menjauhi segala bentuk perjudian agar hidup tetap bahagia dan terasa aman. Jangan tergiur oleh iming-iming keuntungan yang dijanjikan ya!