Janda Anak Tiga Jadi Bandar Togel Ditangkap Polisi

Polisi menangkap seorang janda dengan tiga anak karena menjadi pengedar togel . Ana Boru Sitompul, 45, warga Kabupaten Kota Baru Kota Jambi, ditangkap saat bertransaksi togel.

“Pelaku ini ditangkap di rumahnya saat melakukan transaksi berdasarkan informasi publik. Menurut pemeriksaan kami, dia sudah menjadi dealer togel lebih dari enam bulan, menghasilkan Rp 500-1 juta sehari,” kata Kapolsek Kota Baru AKP. Marbaro Macan, kepada wartawan, Rabu. (20/5/2020).

Polisi saat ini sedang mengejar dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam bisnis permainan togel . Marbaro mengungkapkan bahwa keduanya berperan sebagai penerima setoran permainan togel .

Live Draw HK

“Pelakunya adalah jaringan togel Live Draw hk di Hong Kong yang melakukan transaksi permainan togel  di rumahnya. Kami juga memburu dua orang lainnya yang diduga terlibat dalam permainan totok ilegal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ana mengaku kepada polisi bahwa dirinya bertekad menjadi bandar togel  setelah tidak memiliki suami. Ana pun mengaku menyesali perbuatannya.

Baru saja saya beli beras Pak, anak saya mau makan, mano, saya bukan suami lagi Pak. Mohon maaf Pak, maaf Pak,” kata Ana di depan polisi.

Selain mengamankan Ana, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai hasil perjudian, peninjauan togel , dan beberapa barang bukti lainnya. Sekarang Anda harus mendekam di tahanan polisi Kota Baru dan menghadapi hukuman 5 tahun penjara.

Sumber: news.detik.com

Bandar Judi Togel Wanita Ini Harus Tersipu Malu Setelah Diamankan Polisi


Dunia perjudian memang sudah lama menjadi salah satu penyakit masyarakat yang tak kunjung bisa diatasi oleh negera Indonesia. Walaupun pihak berwajib sudah kerap mengamankan pelaku praktek perjudian. Tentu masih ada banyak sekali pelaku lain yang masih leluasa melakukan praktek haram ini. Hal ini terjadi, tentu karena kondisi perekonomian di Indonesia terkenal sangat buruk. Dan membuat sebagian besar orang selalu menghalalkan semua cara hanya demi menerima pendapatan rutin dalam setiap harinya. Salah satunya dengan terjun dalam duni perjudian.
Memang permainan judi suidah lama menjadi salah satu pekerjaan utama bagi kebanyakan orang di Indonesia. Ini dilakukan karena kondisi ekonomi yang tak kunjung membaik. Jadi banyak orang memastikan diri untuk terjun didalamnya. Entah itu hanya sekedar menjadi pemain ataupun menjadi bandar.

slot online

Tentunya hal ini dilakukan hanya demi memenuhi kebutuhan utama dalam setiap harinya. Karena lapangan pekerjaan di Indonesia yang semakin menyempit. Banyak orang yang terpaksa harus melanggar aturan negara hanya demi memperoleh pendapatan rutin dalam setiap harinya.
Dan sekarang untuk orang yang terjun dalam dunia perjudian tidak hanya terkenal laki-laki saja. Banyak sekali wanita yang sudah memastikan diri untuk terjun didalamnya. Jadi bisa dikatakan jalannya permainan judi sudah tak memandang kalangan. Ini yang membuat pemerintah semakin terdorong untuk bisa segera memberantas dunia perjudian. Dengan langsung mengerahkan pihak berwajib untuk bisa mengamankan satu per satu orang yang memastikan diri menjadi pemain atau bandar dalam dunia perjudian.
Tentunya beberapa bulan yang lalu usaha yang dilakukan oleh pihak berwajib untuk memberantas dunia perjudian mulai berjalan sukses. Tepatnya di Jambi ada seorang wanita yang menekuni bisnis menjadi bandar judi togel mampu dibekuk oleh polisi. Ini yang menjadi satu usaha yang sudah mulai dikerahkan pemerintah untuk bisa segera memberantas dunia perjudian. Wanita yang diamankan berstatus janda. Dia berinisial AS (45) warga Jalan Kimaja I, RT 01, Simpang III Sipin, Kota Baru. Setelah pelaku diketahui menjadi bandar judi togel dirinya langsung dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Kotabaru, Jambi.
AS ditangkap oleh pihak berwajib tepatnya pada Sabtu (16/5/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Dihadapan pihak berwajib pelaku memohon untuk bisa dibebaskan. Dan mengatakan jika dirinya tidak akan mengulangi perbuatan yang sudah melanggar aturan hukum di Indonesia.
“Tolong pak bebaskan saya, saya tidak akan mengulanginya lagi,” kata AS sambil menahan tangis.
AS ditangkap oleh pihak berwajib Polsek Kotabaru ketika sedang melakukan proses transaksi permainan judi togel di Kawasan Simpang III Sipin.
Tentu bagi siapa saja yang sudah terbukti melanggar aturan hukum yang sudah diberlakukan negera Indonesia. Ini akan menanggung risikonya. Misalnya saja seperti yang sudah dilakukan AS yakni menjadi bandar judi togel. Dari sini nanti pelaku harus menerima hukuman berat berupa diamankan oleh pihak berwajib. Kemudian, harus rela menerima ancaman hukuman pidana pejara selama kurang lebih 2 tahun.
Jadi kita sebagai orang Indonesia harus bisa menaati segala aturan hukum yang sudah diberlakukan. Jika memang tidak ingin diamankan oleh pihak berwajib dan harus mendekam di penjara. Tentunya semua orang tahu jika bermain permainan judi dengan sistem apapun menjadi larangan utama di Indonesia. Karena kegiatan ini dianggap haram dan merugikan semua orang. Bahkan bisa saja bermain judi ini nanti akan sangat menganggu ketertiban dan keamanan lingkungan. Maka dari itu, ada aturan hukum yang melarang semua orang untuk berkecimpung dalam dunia perjudian.
Jika kita sedang berada pada kondisi ekonomi yang sulit. Dengan sulit mendapatkan keuntungan rutin dalam setiap harinya. Tentunya jangan sekali-kali melakukan bisnis yang melanggar aturan hukum yang sudah diberlakukan oleh negara Indonesia. Memang anda nantinya selama menjadi pemain atau bandar dalam permainan judi. Ini akan memperoleh keuntungan besar secara rutin dalam setiap harinya. Namun, dibalik itu semua ada ancaman hukum berupa kurungan penjara yang akan kita terima. Jadi jaga perilaku anda supaya berada pada aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Pemain Capsa Susun di Situbondo Ditangkap Polisi

Permainan judi merupakan salah kegiatan yang dilarang di Indonesia. Hal ini juga termasuk permainan capsa yang merupakan jenis permainan kartu remi. Permainan capsa susun seringkali dibarengi dengan berbagai jenis taruhan sehingga meresahkan warga setempat.

Untuk menyikapi hal tersebut, kepolisian menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam kasus perjudian, termasuk permainan capsa susun yang melibatkan 3 orang pemain judi ini di Situbondo.

Pihak kepolisian yang menangkap kasus ini adalah Satuan Reserse Kriminal (Stareskrim) dan Propam Polres Situbondo, Jawa Timur yang berhasil mengamankan 3 orang pemain judi capsa pada 10 Maret lalu.

Mereka terlibat dalam permainan capsa susun yang menggunakan taruhan di dalamnya. Tersangka yang bermain judi capsa susun ini ditangkap saat tengah bermain judi capsa ini di sebuah bar, tepatnya adalah tempat permainan biliar. 

Baca juga: Terkait Judi Togel Singapore di Pelalawan Seorang Pria Ditangkap

Ketiga orang ini merupakan warga Keluragan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo. Ketika polisi datang ke tempat biliar, warga yang berada di dalam bar tersebut langsung lari berhamburan. Meski warga lari, polisi yang saat itu melakukan razia tidak mengejar mereka.

Kepolisian yang datang untuk melakukan razia hanya fokus pada mereka yang terlibat dalam permainan capsa susun. Kepolisian segera meringkus tersangka yang tengah asyik bermain kartu. Sebenarnya ada beberapa pemain yang ikut terlibat, sedangkan yang berhasil ditangkap hanya tiga karena yang lain melarikan diri.

Barang Bukti Kasus Judi Capsa Susun

capsa online
ilustrasi kartu remi

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian adalah kartu remi yang digunakan untuk judi capsa susun, uang pecahan 50 ribu dan 100 ribu rupiah dengan total Rp 5.450.000. Juga ada meja yang digunakan untuk judi capsa, 6 sepeda motor, 2 sepeda, dan 3 buah meja biliar.

Ketiga tersangka ini segera dibawa ke polsek untuk diamankan. Setelah dilakukan interograsi, mereka kemudian mengaku jika terlibat dalam permainan judi capsa ini. Proses penangkapan yang terjadi di tempat biliar ini lantaran adanya pengaduan masyarakat yang membuat mereka resah.

Setelah didalami, ternyata memang ada praktek perjudian di rumah tersebut sehingga pihak kepolisian langsung turun tangan.

Tiga pelaku judi capsa susun yang berhasil ditangkap ini diketahui bernama Fathol dan Ervan, keduanya warga Situbondo. Sedangkan satu lainnya belum diungkap siapa identitas dan asal daerahnya.

Dengan adanya penangkapan ini diharapkan warga yang bermain judi menjadi lebih jera dan tidak terlibat dalam permainan judi jenis apapun.

Sumber: www.merdeka.com

Berjudi di Sebuah Rumah Duka, 3 Bandar Dibekuk Petugas

Rumah duka dijadikan ajang tempat bermain judi. Demikian kelakuan 3 warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini membuat mereka harus diamankan petugas polisi Sektor Biboki Utara.

Mereka ditangakap saat memainkan permainana judi bola guling di rumah salah seorang warga Kampung Aibanoan, Kelurahan Boronubaen, Kecamatan Biboki Utara yang sedang mengalami kedukaan.

judi bola

Iptu Petrus Liu, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor TTU pada Rabu (9/9/2015) pagi, menjelaskan perihal penangkapan ini.

Ketiga orang yang ditangkap itu adalah seorang warga Motamaro, Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk yagni Marselinus Gomes,  Fridus Mau, warga Seo, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, dan satunya lagi adalah Andreas Kehi merupakan warga Halimea, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat.

“Penangkapan ini dilakukan  berdasarkan laporan warga,” Kata Petrus.

Mendengar kabar itu Ipda Anselmus Pera selaku Kepala Kepolisian Sektor Biboki Utara dan tiga anggotanya langsung bergerak menuju TKP.

Langsung diadakan penggerebekan. Petugas kami langsung mengamankan tiga pelaku yang merupakan  bandar bola guling,” tambahnya.

Baca juga: Geotextile yang Multifungsi dalam Proses Pembangunan

Saat melakuakn penggerebekan ini, banyak warga juga yang yang ikut bermain judi. Namun mereka berhasil melarikan diri dari lokasi. Sedangkan, ketiga bandar judi bola guling tersebut tidak bisa kabur dan langsung ditangkap.

Polisi kemudian menyita berbagai barang bukti. Antara lain 3 set meja, 6 lembar layar pasang, 3 water pas, alas meja 12 set, tiga buah tas, 1 lembar tikar daun, tikar karet satu lembar, 1 pasang karung plastik, bola sebanyak 12 buah, kabel lampu, balon lampu. 

Sedangkan uang, sudah diamankan uang berjumlah Rp. 3.772.000 milik ketiga tersangka.

Saat ini ketiga tersangka disertai barang bukti sudah diamankan di markas Kepolisian Sek Biboki Utara. Mereka akan diperiksa secara intensif dan akan dikenakan Pasal 303 tentang perjudian.

“Maksimal ancaman hukumannya adalah empat tahun,” kata Petrus menutup pembicaraan.

Berita ini juga tayang di buletin online Regional Kompas

Judi Online Kini Menjadi Ladang Bisnis Haram Baru yang Cukup Menggoda

Polisi Surabaya telah menangkap tiga penjahat judi online. Dua diamankan di Surabaya dan satu lagi di Makasar. Judi online telah mereka lakukan seperti judi togel dan judi bola.

Ia adalah putra dari Dolphianda Susanto, warga Jalan Taman Internasional; Chavez, warga Jalan Piri Kendra Raya. Keduanya ditangkap di Surabaya. Sedangkan yang ditangkap di Goa di Makassar adalah Budiputra, warga Makassar.

“Kami sudah mengamankan dua orang di Surabaya. Keduanya sudah ditemukan menyetor tersangka di Makassar dan akhirnya berhasil ditangkap,” kata Takdir Mattanete Polres Reskrim Surabaya kepada wartawan, Selasa (12/5/2015).

Takdir mengatakan tidak mudah menangkap Buddy. Buddy menyadari bahwa dia memasang banyak CCTV di rumahnya. CCTV yang dipasang di seluruh sudut rumah bisa memantau pergerakan orang asing sehingga jika ada sauna security ada kesempatan untuk kabur.

“Tapi pada akhirnya kami bisa menangkapnya juga,” lanjut Takdeer.

Jaringan perjudian online ini menghasilkan omset yang signifikan. Di Surabaya bisa mendapatkan Rp 200 juta – Rp 500 juta. Sementara itu, omzet masyarakat Makasar mencapai Rp2 miliar.

Polisi menyita sejumlah besar barang bukti, termasuk komputer, buku tabungan, laptop, kartu ATM, dan rekapitulasi perjudian.

Sumber: solopos.com