Warga Desa Kelawat Diringkus Usai Jajakan Togel

Diringkus Usai Jajakan Togel

Pelaku perjudian togel saat ini dalam masa tidak aman. Apalagi usaha dari Polres Inhu dalam memerangi salah satu penyakit masyarakat ini kian gencar saja. Dalam sepekan saja sudah banyak pelaku baik pengedar maupun bandar sudah berhasil diamankan jajarannya.

Belum lama ini, SWD (55 tahun) salah satu warga desa Kelawat, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Inhu berhasil diamankan Tim Jantanras Polres Inhu. Dia terbukti dengan sengaja mengecerkan kupon togel di kawasan Inhu dalam beberapa bulan terakhir ini.

Pada hari Kamis (28/1) melalui pernyataan awak media kepada Aiptu Misran selaku PS Paur Humas Polres Inhu yang menjadi perwakilan dari AKBP Efrisal S.I.K, Kapolres Inhu, menyatakan jika membenarkan timnya sudah berhasil mengamankan kembali pelaku perjudian asal usul togel.

“Benar sekali, kami baru saja melakukan aksi tangkap tangan. Seorang berinisial SWD berhasil kami ringkus usai laporan warga. Dia kami jemput dirumahnya dan sejumlah bukti memberatkan jika dia memang berjualan togel,” ungkap Aiptu Misran.

Ada informasi masuk yang diterima pihak kepolisian pada hari Senin (25/1) malam. Dimana dalam info itu menyebutkan jika ada aksi melanggar hukum yakni berjualan dengan sengaja judi jenis togel di kawasan Desa Kelawat. Melalui perintahnya, kemudian tim menurunkan pasukan dibawah pimpinan Ipda Dahniel SP, S.Sos ke lokasi pelaku.

Pada jam 22.00 WIB kemudian tim berhasil menangkap pelaku berinisial SWD, lelaki paruh baya ini sedang merekap nomor dan hasil penjualan togel di rumahnya. Saat dilakukan aksi tangkap tangan, SWD sama sekali tidak berkutik dan mengakui jika sudah lama menjadi pengecer togel.

togel
ilustrasi togel

baca juga: Kesal, Ibu-ibu Medan Hancurkan Tempat Judi Tembak Ikan

Saat dilakukan penangkapan, dari tangan SWD mampu diamankan sejumlah barang bukti yang memberatkan dia sebagai tersangka. Dirumah SWD ditemukan sejumlah alat bukti seperti lembaran kertas rekapan nomor togel, handphone dan uang tunai sekitar 235 ribu rupiah hasil penjualan.

“Kami akan selalu mengembangkan kasus yang sudah terungkap. Kami menduga jika masih ada dalang lain dibalik perjudian ini. Tersangka sudah mengakui perbuatannya, bahkan dia mengaku jika ada bandar besar yang bermain dibelakangnya. Kami sudah mencatat siapa saja yang berada dijaringan ini. Ada beberapa nama yang juga masuk dalam DPO kami,” tutup Aiptu Misran ke awak media.

sumber: riaukarya.com